Laksana embun pagi yang muncul ketika fajar menyapa dan seketika lenyap tatkala mentari mulai menampakkan wajahnya..
Rasa itu muncul begitu indah namun harus lenyap begitu saja tatkala ia mulai hadir dan menyentuh hati kita..
Laksana angan yang terbawa oleh angin dan seketika hilang jatuh terhempas gelombang..
Rasa yang telah membawaku ke khayal yang jauh namun seketika memaksaku untuk membuyarkan semua lamunanku..
Ketika rasa itu mulai menyapa..
Hati ini tergerak oleh satu nama..
Satu nama yang hingga kini masih terukir indah di dasar hati..
Dan ketika rasa itu mulai menyapa..
Kenyataan bahwa ku hanya bisa memilikimu dalam anganku harus ku terima..
Ya, kau hanya bisa ku miliki dalam anganku..
Ku coba pejamkan mata, mencoba merasuk kedalam jiwa.. dan ku dapati satu sosok yang tak lain adalah dirimu..
Sulit bagiku tuk menghapus semua cerita indah ini..
Meski kini telah tertoreh luka..
Ku percaya bahwa ALLAH telah menyusun skenario indah untuk kita dibalik semua ini..
Allahumma kama hulta bayni wa bayna qalbi fahul bayni wa baynasy syaithani wa’amalihai. Allahumma inni as-aluka nafsan muthmainnatan tu’minu biliqa-ika wa tardha biqadhaika wa taqna’u bi’atha-ika.
"Ya Allah, sebagai mana Engkau telah memberi penghalang antara aku dan hatiku dan berikanlah penghalang antara aku dengan setan serta perbuatannya. Ya Allah aku mohonkan padaMu jiwa yang tenang dan tentram yang percaya pada pertemuan dengaMu dan ridha atas putusanMu serta merasa cukup puas dengan pemberianMu.”
Aamiin Allahuma Aamiin

Tidak ada komentar:
Posting Komentar